Penyakit Gangguan Kejiwaan Hantui Caleg yang Gagal Terpilih

Rachmadin Ismail – detikPemilu

Pelaksanaan Pilkada beberapa waktu lalu, menimbulkan tekanan jiwa bagi sebagian kandidat yang tidak terpilih. Dalam Pemilu legislatif 2009, hal serupa juga diprediksi terjadi, bahkan semakin banyak.

“Bisa saja gangguan jiwa terjadi, kalau harapannya terlalu tinggi tapi tidak tercapai,” ujar Psikolog Dadang Hawari saat dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2009) malam.

Ada beberapa penyebab lain, kata Dadang, yang bisa mengancam kondisi kejiwaan para caleg yang tidak terpilih. Harta yang sudah terkuras habis, lalu janji dari pihak-pihak yang hanya memberikan harapan, bisa menimbulkan kekecewaan mendalam bagi batin sang Caleg.

“Itu gangguannya bisa dari yang paling ringan hingga sampai sakit jiwa,” tambahnya.

Selain itu, depresi juga bisa mengancam kesehatan seorang caleg. Dalam beberapa kasus dalam Pilkada lalu, Dadang menemukan caleg yang sakitnya semakin parah usai kalah dalam pemilihan kepala daerah.

“Kasusnya di Jawa Tengah, dia sudah jual semuanya, lalu kalah sampai sakit dan meninggal. Dia juga dijanjikan menang oleh partainya,” jelas Dadang.

Dadang mengharapkan, partai politik mampu mengantisipasi hal ini dengan menyiapkan mental para calegnya dalam menghadapi hasil Pemilu. Selain dipersiapkan untuk menang, caleg juga harus siap kalah.

“Kalau dia memang nggak bisa sehat secara rohani, harus segera difikirkan kembali pencalegannya,” kata Dadang. ( mad / mad )

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: