CALEG SANG KRIMINAL

Kasus Penipuan, Perampokan hingga Narkoba
Menjelang Pemilu, beberapa calon legislatif (caleg) diterungku di balik jeruji besi atas keterlibatannya dalam kasus kriminal. Ini seolah memberikan sinyal bagi pemilih agar lebih berhati-hati memilih siapa wakilnya yang kelak duduk di kursi Dewan.

di pekan baru, ditemukan kasus curanmor yang melibatkan Caleg salah satu partai. niat mau jadi anggota dewan eh malah mendekam di penjara. rasain lho….
Baliho bergambar salah seorang figur caleg itu terpacak di tepi jalan menuju Tanjungpiayu, kemarin. Dengan memakai kopiah hitam, sang caleg mengumbar senyum. Gambar serupa bisa ditemukan di beberapa tempat lainnya.
Dia adalah Dandung Setiadi, caleg DPRD Kepri, yang kini mungkin jarang lagi tersenyum, seperti gambar di balihonya. Sejak sebulan lalu, pria yang sudah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Indonesia Sejahtera (PIS) Provinsi Kepri, itu harus berurusan dengan polisi.
Berawal saat Dandung dilaporkan dalam kasus penipuan melalui cek kosong senilai Rp150 juta oleh Aditya, seorang pengusaha. Polisi menindaklanjuti pengaduan itu dengan menjebloskan Dandung ke sel tahanan. Belum lagi penyidikan kasus ini tuntas, muncul kasus lainnya yang lagi-lagi melibatkan Dandung.
Akhir Januari lalu, ia dibawa ke Poltabes Bandar Lampung untuk diperiksa sebagai tersangka kasus penggelapan dengan modus menggadaikan sertifikat rumah korban senilai Rp750 juta.
Sebelum kasus Dandung mencuat, jagat perpolitikan Kepri juga dihebohkan dengan tertangkapnya Abdul Aziz Septiadi, Ketua DPD Partai Demokrat Kepulauan Riau. Caleg DPRD kepri nomor urut satu Dapil Batam itu diringkus polisi di salah satu kamar Hotel Abadi di Kota Jambi, atas dugaan kepemilikan narkoba jenis ekstasi, 18 Desember 2008 lalu. Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan di kamar itu, ditemukan 20 butir ekstasi. Hingga kini, polisi Jambi masih menyelidiki kasus tersebut.

Ada lagi seorang caleg yang ditangkap juga dalam kasus narkoba. Namanya Guntur, caleg di Karimun dari Partai Demokrasi Pembaruan. Ia dibekuk jajaran Satuan Narkoba Poltabes Barelang di sebuah hotel, awal Februari lalu. Dari tangannya disita selinting ganja.
Guntur diamankan bersama sindikat narkoba lainnya. ”Bagaimana nanti mau mewakili kita, kelakuan Anda saja seperti ini,” kata seorang perwira Poltabes Barelang kepada Guntur, saat ekpos kasus narkoba tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: